Pencegahan energik (Energetic dissuasion) telah menjadi masalah yang sangat umum di planet ini, dan tampaknya belum dipahami dengan baik bahkan di kalangan Pekerja Cahaya.
Pihak gelap merancang sistem untuk mencegah orang-orang melakukan hal-hal positif, yang mereka atur sedemikian rupa agar tidak ada yang menyadari bahwa hal itu sedang terjadi. Mereka menggunakan kombinasi dari berikut ini:
- Implan fisik dan non-fisik
- Senjata fisik dan non-fisik, yang memancarkan frekuensi negatif berupa pikiran, perasaan, sugesti, energi tertentu, dan sebagainya, yang diarahkan secara pribadi
- Ilmu hitam
- Entitas negatif non-fisik
Mereka memantau masyarakat hampir terus-menerus, dan menggunakan semua cara ini setiap hari—menyesuaikan setiap situasi—untuk mencegah orang melakukan hal-hal positif, dengan membuat mereka melupakannya, atau ‘tidak merasa ingin melakukannya’, atau meyakini bahwa mereka tidak mampu melakukannya, atau mengalihkan perhatian mereka dari hal tersebut dengan cara apa pun. Mereka bekerja keras untuk melakukannya sedemikian rupa sehingga individu yang menjadi sasaran tidak menyadari apa yang sedang terjadi, sehingga individu tersebut percaya bahwa itu adalah proses pribadi mereka sendiri dan perasaan mereka sendiri, padahal sebenarnya dimanipulasi dari luar.
Tampaknya banyak orang beranggapan bahwa hal ini hanya terjadi sesekali, dan hanya menimpa individu-individu yang belum sadar. Hal ini sama sekali tidak benar. Tujuan saya bukanlah menyebarkan hal-hal negatif, melainkan untuk meningkatkan pemahaman tentang situasi ini agar kita dapat menyelesaikannya. Setiap orang menjadi sasaran, dan terlepas dari kebodohan luar biasa yang ditunjukkan oleh kekuatan gelap dalam melakukan hal-hal semacam itu, sayangnya mereka juga memiliki kecerdasan dan strategi tertentu untuk merencanakan manipulasi jangka panjang terhadap semua individu dan hubungan antarmanusia. Mereka telah merekam semua kehidupan masa lalu kita di alam plasma/eterik, menggunakan implan, dan mereka telah mempelajari kita; mereka tahu apa yang telah kita lakukan sehingga mereka memahami kelemahan dan impian kita sampai tingkat tertentu. Mereka tahu tombol psikologis mana yang harus ditekan dan kapan waktunya. Saya sangat mengimbau semua orang untuk tetap sangat waspada terhadap struktur psikologis diri sendiri dan secara teratur melakukan analisis diri sejujur dan seobjektif mungkin.
Beberapa hal utama yang mereka coba cegah agar orang-orang tidak melakukannya dalam kehidupan sehari-hari:
– Bergabung dan mempromosikan meditasi kelompok
– Menjalani praktik spiritual secara mandiri, positif, dan disiplin
– Menjalani gaya hidup yang lebih sehat (penggunaan waktu yang produktif, melepaskan kecanduan, menjalin hubungan dengan alam, makan lebih sehat, dll.)
– Menjaga hubungan harmonis dengan saling menghormati kebebasan memilih, serta saling memaafkan
– Melakukan perubahan hidup yang positif (bergerak menuju hubungan yang lebih sehat, pekerjaan yang lebih baik, standar hidup yang lebih baik, dll.)
– Mengubur batu Cintamani
– Hal lain apa pun yang secara efektif menciptakan kemajuan menuju pembebasan
Jadi, jika Anda pernah mengalami hambatan dan kesulitan dalam melakukan hal-hal semacam ini, dalam menemukan motivasi batin dan peluang untuk melakukannya, Anda dapat yakin, dan harap diingat, bahwa hal ini sebagian besar bukanlah proses alami pribadi Anda sendiri, melainkan manipulasi dari luar.
Tips
Beberapa tips untuk membantu menghentikan manipulasi-manipulasi ini dan kembali ke proses alami kita sendiri:
– Sadarilah bahwa ini adalah praktik umum dan sehari-hari di planet ini, kemungkinan besar terus berlangsung hingga terjadinya Peristiwa.
– Luangkan waktu secara teratur untuk menghentikan semua aktivitas dan pendapatmu sejenak, lalu renungkan dengan jujur apa yang sedang Anda lakukan dan apa yang terjadi dalam hidupmu, seobjektif mungkin.
– Tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah Anda benar-benar melakukan hal yang benar, hal yang paling bermanfaat yang dapat Anda lakukan, sesuai dengan nilai-nilai etika inti Anda?
– Gunakan Kebebasan Berkehendak; ingatlah bahwa kita sebenarnya dapat membuat pilihan mengenai apa pun yang terjadi dalam hidup kita, baik secara internal maupun eksternal. Membuat pilihan-pilihan tersebut sesuai dengan apa yang benar-benar kita inginkan, apa yang kita ketahui di dalam hati sebagai hal yang benar untuk dilakukan—demi keadilan, demi perdamaian, demi kebaikan semua orang—dan kemudian memiliki kedisiplinan untuk menjaga agar tindakan kita selaras dengan pilihan-pilihan tersebut setiap hari. (dan ingatlah untuk selalu menghormati Kebebasan Berkehendak orang lain di setiap saat)
Obat penawar utama situasi ini adalah Kebebasan Berkehendak. Sayangnya, umat manusia telah sangat kurang dalam menggunakan Kehendak Bebas, sehingga membiarkan diri mereka terpengaruh—baik secara individu maupun kolektif—ke arah mana pun yang didorong kekuatan gelap.
Kehendak Bebas adalah percikan sumber seluruh ciptaan.
Bayangkan dirimu sebagai Dewa atau Dewi yang duduk di atas awan di langit, mampu mewujudkan apa pun secara instan. Bagaimana cara melakukannya? Dengan kehendak bebas Anda.
Skenario ini pada dasarnya adalah apa yang sedang terjadi; satu-satunya perbedaan adalah bahwa di alam-alam penciptaan yang lebih rendah, terutama alam fisik, langkah-langkah proses manifestasi sedikit lebih kompleks.
Prinsip dasar manifestasi adalah bahwa segala sesuatu diciptakan terlebih dahulu di alam spiritual tertinggi yang paling tidak padat. Kemudian, turun ke tingkat kepadatan yang lebih rendah melalui tingkat-tingkat alam yang dijelaskan di gambar ini:
Masing-masing dari 7 alam ini memiliki 7 sub-alam. Masing-masing dari 49 alam ini merupakan wujud materi. Dunia roh tempat jiwa dan roh kita berdiam hanyalah wujud materi yang lebih padat. Dunia fisik adalah 3 garis di bagian bawah gambar di atas (padat, cair, gas). Di atasnya terdapat plasma, eterik, astral/emosional, mental, dan sebagainya. Emosi dan pikiran kita sama nyatanya dengan dunia fisik; keduanya juga terbuat dari materi, hanya saja materinya kurang padat. Sama seperti padat, cair, dan gas yang saling bercampur dan berinteraksi di dalam tubuh fisik kita, demikian pula tubuh plasma, eterik, astral, mental, dan tubuh-tubuh yang lebih tinggi saling terhubung satu sama lain.
Lalu, mengapa kebanyakan orang di planet ini tidak terhubung dengan jiwa dan diri tinggi mereka dengan baik? Hambatan utama di planet ini terletak pada membran plasma (pada gambar di atas, yaitu garis putus-putus di atas lapisan gas). Plasma itu sendiri bersifat alami dan ada di seluruh alam semesta tanpa menimbulkan bahaya. Namun, di planet ini, plasma dipenuhi anomali yang terakumulasi dalam entitas Yaldabaoth (entitas tersebut hanya ada di alam plasma). Setiap komunikasi dan pertukaran antara dunia fisik dan semua dunia lainnya harus melintasi bidang plasma, dan anomali tersebut sangat mengganggu proses ini. Inilah yang menciptakan kesan isolasi dan pemisahan antara dunia fisik dan semua dunia non-fisik bagi kebanyakan orang. Namun, ketika plasma tidak mengalami anomali, plasma dapat berfungsi sebagai saluran untuk menghubungkan dunia fisik dengan dunia non-fisik.
Pemisahan utama lainnya adalah garis putus-putus lainnya dalam gambar di atas, tepat di tengah alam mental. Membran tersebut dalam beberapa hal mirip dengan plasma, dan memisahkan alam-alam di bawahnya—yaitu alam-alam kepribadian yang tunduk pada dualitas—dengan tingkatan alam-alam di atasnya yang merupakan Cahaya murni dan Kesatuan murni.
Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar, kelenjar pineal dan hipofisis dalam tubuh fisik memiliki hubungan langsung yang melintasi membran plasma dan mental, serta memungkinkan tubuh fisik terhubung langsung dengan alam mental yang lebih tinggi—yang merupakan gerbang menuju tingkatan alam-alam yang lebih tinggi, dan oleh sebab itu menuju jiwa dan diri yang lebih tinggi. Inilah salah satu cara utama untuk membangun koneksi.
Selain itu, pada gambar di atas Anda dapat melihat bahwa Kehendak kita berada di tingkat spiritual yang tinggi. Sesungguhnya, itulah percikan sumber penciptaan, yang memulai proses manifestasi dan menentukan arah penciptaan. Setelah itu, kita cukup mempertahankan keputusan tersebut agar tetap kuat dan jelas, lalu menurunkannya melalui setiap tingkatan, melalui pikiran, emosi, dan sebagainya, hingga akhirnya terwujud dalam tindakan fisik. Inilah tepatnya cara Cobra secara sederhana mendefinisikan proses manifestasi dalam 3 langkah:
1) Keputusan/Kehendak
2) Invokasi (pikiran, emosi, dan sebagainya, misalnya visualisasi)
3) Tindakan fisik
Hal ini secara tepat menggambarkan proses membawa materi dari alam spiritual yang tinggi ke bawah melalui setiap tingkatan alam hingga ke dunia fisik. Inilah cara segala sesuatu yang ada diciptakan. Dengan menerapkan proses ini secara tekun, kita dapat mewujudkan apa pun.
Cara lain untuk menjelaskannya adalah bahwa roh dan jiwa kita merupakan jangkar Kehendak Bebas dan Kehendak Ilahi, dan keduanya menyampaikan hasrat dan pesan untuk penciptaan. Tugas kita di dunia ini adalah mendengarkan pesan tersebut dan menyelaraskan kepribadian kita, hingga kepribadian kita menyatu dengan diri tinggi.
Mari kita sesering mungkin pertahankan tekad kita sekuat mungkin, dengan memilih seperti apa hidup yang kita inginkan, sesuai dengan apa yang kita yakini di dalam hati sebagai hal yang benar, demi etika, keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan bagi semua.
Kemenangan Cahaya
Sumber: http://recreatingbalance1.blogspot.co.uk/2017/09/energetic-dissuasion-and-free-will.html




No comments:
Post a Comment